Breaking News

Thursday, February 10, 2011

Internet The Hidden Money


             Pernyataan yang pernah diutarakan Alvin Toffler akan terjadinya pergeseran dari masyarakat industry menjadi masyarakat infomasi kini telah menjadi kenyataan. Sebuah komunitas baru di masyarakat yang begitu giat memburu informasi (e-community) telah hadir dengan cirri khas tersendiri.dalam waktu 24 jam sehari, yang sepertinya masih kurang,komunitas ini memburu sekian juta informasi yang setiap saat siap untuk di ­up-date . mereka memiliki kesempatan untuk saling berbagi begitu banyak informasi di jagat raya bumi ini melalui sebuah jejaring maya yang dikenal dengan internet.

       Fenomena ini begitu besar pengaruhnya hngga kemudian muncul sebuah paradigm bernama new economy. Dalam artina yang sederhana ekonomi baru adalah sebuah istilah yang merefleksikan berbagai macam aktivitas dengan basis internet. Dengan term-term e(electronic-things-nya, ekonomi baru memunculkan banyaki istilah di masyarakat seperti e-commerce, e-bussines, e-banking, dan lain sebagainya.

           Don Tapscot, penulis The Digital Economy yang dijuluki Wakil Presiden Amerika, Al Gore, sebagai salah satu maha guru cyber, mengatakan bahwa perubahan fenomena bisnis yang terjadi pada saat sekarang membawa konsekuensi logis yang megharuskan berbagai macam aktivitas mau tidak mau bergabung dalm bisnis di internet.

         Salah satu fenomena yang bisa membuktikan adalah banyaknya para pebisnis yang berlomba-lomba terjun di bisnis berbasis internet dan TI (teknologi Informasi) atau meminjam istilah Benoit Marchel- migrating to e-commerce

          Di Amerika, kita bisa melihat banyak perusahaan old-company yang mulai melirik dunia web seperti Sears (sears.com), Procter & Gamble (reflect.com), dan lain sebagainya. Bahkan, raja hiburan  Time Warner yang berkiprah sejak tahun 1925 dengan total pendapatan sebesar US$ 23 miliar bersedia merger dengan America Online (AOL) yang baru berdiri pada 1985 dengan pendapatan per tahun yang hanya US$ 5,2 miliar.

       Di tanah air, kita juga bisa menyaksikan perusahaan-perusahaan old-company yang melakukan hal serupa. Selain itu, banyak pula bermunculan peruahaan-perusahaan baru (start up) yang menggelar bisnis berbasis internet dan TI. Jika anda sering mjenjelajah internet , anda juga bisa menjumpai banyak anak muda di negeri ini yang sudah menjalankan bisnis melalui internet. Dengan bermodal situs atau bahkan blogbgratisan, mereka menjual apa pun yang bisa dijual.

         Salah sau yang mendorong suburnya bsinis melalui internet adalah murahnya modal yang diperlukan untuk memiliki sebuah domain. Saat ini, anda bisa memiliki ‘toko’ di internet dengan sebuah domain dot com yang berharga tidak lebih dari seratus ribu rupiah plus hosting di bawah lima ribu rupiah. Bahkan, script untuk memiliki sebuah took online juga bisa didapatkan secara gratis seperti yang bisa di download dari Oscommerce.com. Bandingkan jika anda mendirikan took dipinggir jalan atau bahkan gerobak dorong sekalipun, tentu modal yang diperlukan lebih dari setengah juta rupiah.

       Terlepas dari adanya kenyataan bahwa aa banyak bisnis online yang gagal bertahan, perkembangan dunia maya yang sedemikian pesat tersebut sempat memunculkan anggapan bahwa ekonomi baru dengan e-commerce nya bakal menciptakan mesin uang bagi pemiliknya.

           Menurut Saiwidji Widioatmodjo, paling tidak ada 10 bisnis yang akan menjadi mesin uang dimasa yang akan dating yaitu e-budget, bisnis suar, software, privacy, transmisi data, iklan, rumah dan mobil, server, wireless e-mail, internet content, dan solusi. Jika perkiraan itu benar, maka sudah saatnya bagi siapa saja untuk mulai menengok internet sebagai media bsinis atau bahkian pekerjaan.

          Hebatnya, bisnis atau pekerjaan melalui internet bisa dilakukan tanpa harus memiki kantor dan pegawai. Ini arinya, biaya yang harus dikeluarkan juga tidak sebesar bisnis konvensional lain. Cukup dengan computer atau PDA yang connect dengan internet, aktivitas bisnis sudah dapat dilakukan.

           Cobalah melakukan browsing, maka anda akan menemukan ‘industri e-book’ dimana banyak orang dengan modal minimal mejual produk informasi dalam bentuk e-(electronic) book sebagai contohnya. Mereka menjual produk informasi dengan biaya produksi nyaris nol karena infromasi tersebut dijual bukan dalam bentuk print edition, tetapi berupa file dalam format pdf atau exe.

         Inilah ‘the hidden money’ yang sudah saatnya anda juga bisa diperoleh dari internet dengan cara mudah, simple, dan punya potensi untuk terus berkembang-karena pengguna internet juga pasti akan semakin banyak. Ada banyak keinginan dan kebutuhan manusia yang dicari melalui internet. Oleh karena itu, siapa pun yang  pandai mengolahnya, maka ia akan memiliki peluang besar untuk menemukan ‘harta karun’ yang masih terpendam tersebut.

          Seperti yang dikatakan banyak orang, “uang itu ada di mana-mana”, tetapi memang benar sangatlah tidak mudah bagi kita untuk bisa melihat, apalagi mendapatkannya. Namun, bagi seseorang yang sudah memiliki kejelian melihat peluang. Ia tidak perlu lagi meminta bantuan ‘orang pintar’ untuk melihat apa yang tidak terlihat tersebut.

Source :  Langkah Mudah Meraup Dolar Leat Internet – Taufik Hidayat     

No comments:

Post a Comment

Designed By